"No One is Safe Until Everyone is Free
""...seolah ruang hati ini sunyi dikelilingi pagar besi, dan suara manusia tak bergema lagi, sementara luka-luka terpaksa ditunda kesembuhannya.""
Pameran ini adalah seruan dari bilik-bilik jeruji pembungkaman, dari mulut-mulut yang ditutup namun pikirannya pantang menyerah. 47 seniman dari berbagai penjuru menyuarakan perihal pengungsian, penindasan, pembungkaman. Lewat berbagai macam ekspresi artistik mereka mengajak kita untuk tak sekadar melihat, tapi juga merasakan berbagai macam sensor, pelarangan imajinasi, kriminalisasi, dan peristiwa-peristiwa pengekangan akal manusia. sebab apa yang kami himpun dalam Asmara Art bukan hanya ruang pameran karya seni. kami membuka peristiwa ini sebagai ruang bersaksi.Karena tubuh yang dipenjara tak pernah bisa benar-benar dikalahkan, selama suaranya menemukan jalan untuk pulang ke hati kita."