Terkutuk merupakan pameran seni rupa yang menyertai peluncuran single terbaru Lisong. Sebanyak 25 seniman menghadirkan respons visual terhadap lirik lagu Terkutuk, menafsirkan tema-tema tentang warisan, konsekuensi, ingatan, dan relasi kuasa melalui berbagai medium dan pendekatan artistik.
Karya-karya tersebut kemudian dikompilasi menjadi video lirik yang mempertemukan musik dan seni rupa dalam satu narasi kolektif. Pameran ini menjadi ruang bagi beragam tafsir untuk tumbuh dari satu lagu, menghadirkan percakapan tentang berbagai hal yang terus kita warisi, meski tidak selalu kita pilih sendiri.