Pameran Vermak di Vermak berangkat dari perhatian tiga seniman—Soni Irawan, Beghok Owner, dan Gharux—terhadap relokasi para penjahit dan pelaku jasa permak dari kawasan Terban menuju Pasar Terban. Sebuah kebijakan yang lahir dari kebutuhan tata kelola kota dan pertimbangan operasional yang penting. Sebagaimana setiap perubahan ruang kota, perpindahan tersebut juga membawa konsekuensi sosial yang tidak sederhana. Bersamaan dengan berpindahnya lapak-lapak kerja, turut berpindah pula jejaring sosial, ingatan kolektif, pengalaman keseharian, serta berbagai bentuk hubungan yang selama ini tumbuh di sekitarnya.