"BANGUN JIWO (Awakening Soul)"" merupakan pameran tunggal seniman Khoir Rumon yang dikuratori oleh Soni Irawan. Bertempat di Bolo Space, Yogyakarta, eksibisi ini merangkum sebuah perjalanan spiritualitas personal yang intim sekaligus meditatif. Mengambil tajuk dari tempat tinggalnya saat ini di kawasan Bangunjiwo, Khoir merefleksikan proses ""nyepi"" dan dinamika hidupnya yang bertransformasi secara drastis.
Berangkat dari latar belakang masa lalu yang liar sebagai anak jalanan di pusat kota Surabaya, Khoir kerap berpindah lokasi hingga sempat menetap di Hongkong dan Singapura. Pengalaman tersebut membentuk sensitivitas adaptasi yang tinggi terhadap gegar budaya dan masalah keseharian. Di tengah keterasingan hutan Bangunjiwo, ia justru berhasil menemukan esensi diri, berdamai dengan ego, dan merintis kemandirian hidup secara swadaya.
Melalui metafora figur domba yang soliter—hewan komunal yang di kanvasnya justru digambarkan menyendiri—Khoir menumpahkan kritik sosial dan kontrol emosinya. Khoir beralih ke estetika monokrom, membuktikan bahwa garis dan teks mampu menggantikan peran warna. Lewat ""Bangun Jiwo"", audiens diajak melihat dunia secara setara dan jujur melalui kacamata sang seniman.