Sebermulanya adalah ARTJOG, sebuah pameran seni rupa tahunan yang hadir sejak 2008. Hari ini ARTJOG telah menjadi ikon pameran seni di Jogja, tahun demi tahun presentasinya berkembang, ia tak hanya menjadi sebuah festival masif dan selebratif, namun juga membentuk suatu ekosistem seni yang menunjukkan perkembangan seni kontemporer dengan segala relasinya di lingkup Indonesia, bahkan Asia Tenggara. Data mutakhir mengabarkan, per tahunnya ARTJOG dikunjungi 76.000 tamu, dengan dampak ekonomi sebesar 5,2 Triliun.
Setiap tahunnya, ARTJOG selalu menghadirkan hal baru sekaligus memantik peristiwa-peristiwa seru. Tidak kalah menarik adalah menyimak apa yang terjadi di sekitarnya. Bayangkan, ada lebih dari 100 kegiatan seni berlangsung di masa penyelenggaraan ARTJOG. Kota Jogja yang sudah begitu seni masih dibombardir dengan deretan kegiatan seni yang membludak dan begitu riuh. Akhirnya, dalam situasi inilah mewujud sebuah momentum, yaitu Jogja Art Weeks; pekan seni paling sibuk, jamak orang menyebutnya sebagai; Lebaran Seni.
Jogja Art Weeks (JAW) memungkinkan Anda mendapat pengalaman dan menikmati seni secara lengkap juga singkat, ini adalah kesempatan di mana Anda ditawarkan pada pilihan beragam. Tak hanya mendapatkan ARTJOG, Anda akan mendapatkan keragaman lain tentang seni rupa. Tak hanya seni rupa, Anda akan mendapatkan kesenian lainnya yang sedianya siap meresap pada semua indra di tubuh Anda. Pengalaman menikmati seni di masa Jogja Art Weeks adalah momentum di mana gairah seni sedang memuncak.
Ada beberapa hal yang boleh Anda ketahui bahwa fenomena dan situasi Jogja Art Weeks tidak hadir begitu saja dan dengan sendirinya menciptakan keramaian nun penuh keberagaman. JAW adalah proses kebiasaan baru yang mulai berjalan dan dihidupi sejak 8 tahun lalu, ia menjadi milik bersama antar penyelenggara sekaligus publik. JAW digiatkan baik dari lapisan pemerintahan, swasta, komunitas dan kontribusi individu-individu penuh visi. Ada suatu kesadaran bahkan ketidaksadaran yang menggerakkan iklim produktif dengan semangat kegotongroyongan, yang sudah seperti tradisi warga Jogja. Jadi jangan heran, bagaimana ratusan penyelenggaraan dapat terhubung.
Lantas dari sekian banyaknya kegiatan seni tersebut, bagaimana cara kita mengikutinya? Apakah semua kegiatan menarik dan penting? Acara mana yang cocok untuk Anda? Bagaimana cara menikmatinya bersama teman-teman, keluarga, kekasih, dan tentunya orang baru?
Persis! Maka berikut, di sinilah fungsi JAW ada. Kami akan menginformasikan, membuat beberapa panduan, sekaligus memberi sebuah rekomendasi. Sebelum Anda memilih, kiranya penting, hal-hal apa saja yang perlu Anda ketahui mengenai Jogja Art Weeks!
Pameran Seni
Pada mulanya adalah seni rupa, yang wajib dari seni rupa adalah pameran. Para seniman percaya bahwa pameran adalah sebuah panggung. Diketahui ada sekitar 5000 seniman tinggal dan aktif berkarya di Yogyakarta. Setiap pameran yang digelar, masing-masing hendak menyampaikan suatu gagasan. Baiknya, Anda pelajari dulu setiap profil pameran; penting, menarik dan relate kah dengan kebutuhan Anda?
Sebagai gambaran, ada beberapa model pameran;
Pameran Tahunan: Biasanya ada tema khusus di setiap penyelenggaraan. Pamerannya telah menjadi brand tersendiri.
Pameran Kelompok: Kegiatan ini lebih mempresentasikan kesamaan visi antar anggotanya. Ada idealisme yang mereka perjuangkan.
Pameran Tunggal: Kerap kali dilakukan oleh seniman yang sudah atau menuju mapan. Bisa dikatakan seniman sudah mantap dengan praktik esetiknya dan menunjukkan sebuah perkembangan yang dinilai penting.
Proyek Spesial: Ada banyak proyek seni yang dikerjakan seniman maupun kelompok. Beberapa di antaranya sengaja dikhususkan untuk publik. Biasanya lebih bersifat eksperimental.
Pameran Blitz Omah Budoyo
Kunjungan Studio Seniman
Pernahkah Anda mengunjungi studio seniman? Baik, jika pemeran adalah panggung, maka kunjungan studio adalah melihat di balik panggung. Jogja Art Weeks memungkinkan Anda mendapat kesempatan melihat dapurnya seniman. Ini adalah kesempatan menyaksikan proses berkarya dan terlibat pada percakapan yang lebih intim. Dalam kunjungan studio seniman kita bisa mengulik aktivitas-aktivitas seniman, terutama dalam hal-hal yang memengaruhi proses kreatifnya.
Kunjungan Studio Seniman Perak di Kotagede
Diskusi
Kegiatan mengunjungi pameran adalah suatu pengalaman visual. Tidak berhenti di situ, pengalaman visual akan memengaruhi banyak hal, ada suatu pencerapan, ia akan menimbulkan banyak kesan, kemudian lebih lanjut dapat memantik pikiran hingga perasaan Anda. Hari ini seni kontemporer memungkinkan membicarakan banyak hal, bahkan semua hal. Diharapkan pengalaman estetik juga berimbang dengan pengalaman intelektual. Sebab karya seni yang baik adalah memuat pengetahuan, lebih lanjut ia akan membawa kesadaran, bahkan hingga pencerahan. Untuk mengakomodir proses pemikiran, Anda dapat terlibat dalam bermacam forum dialog yang akan membawa pada berbagai tujuan dan pemahaman.
Diskusi Buku "Banksus, Militus, Vandalus, Jalanan dan Jalan Banksy", di Eskala Eatery & Bar
Workshop
Pengalaman, pengetahuan, akan berbagai objek seni yang Anda dapatkan selama Jogja Art Weeks dapat dipraktikkan. Kini giliran Anda menjadi subjek, Anda bisa mencoba dan melakukan berbagai hal konkrit dalam praktik seni. Kegiatan ini akan menantang keterampilan Anda. Tidak kaget dan jangan heran, bila kelak keikutsertaan Anda ternyata membuka jalan atau babak baru di hari-hari depan. Seringkali workshop juga merupakan proses berjejaring yang membuka kesempatan dan kemungkinan-kemungkinan baru.
Workshop Upscaling Sampah Plastik untuk Substitusi Media Gambar di acara Tamasya Karsa #1
Performance
Tidak bisa dimungkiri bahwa seni rupa adalah bagian tak terpisahkan dari berbagai disiplin pertunjukkan. Ia hadir seperti paket, Anda akan dapat dengan leluasa mendapat pengalaman performatif seperti musik, tari, teater, dan lain sebagainya. Jogja Art Weeks rentan membuat anda mabuk, baik dalam pengertian simbolik dan senyatanya. Sebab ini adalah pesta seni yang menawarkan banyak pesta di setiap gelarannya secara konkrit, sebuah kesempatan meluapkan sekaligus merayakan.
Prontaxan x Frau di Pembukaan ARTJOG 2023
Jawland-Jawland
Tentu ada banyak cara untuk menikmati seni di Jogja. Ini adalah proyek pertama dan yang paling segar di Jogja Art Weeks. Jawland-Jawland menawarkan wisata seni pilihan, Anda bisa menikmati Pameran, Kunjungan Seniman, Workshop, Performance, Kuliner, Penginapan, Belanja dalam satu paket sekaligus. Melalui agenda terjadwal dan kuota terbatas, Anda akan dipandu secara intim sehingga mendapatkan pengalaman seni paling seru.
Jalan-jalan menyusuri gang di Gampingan
Gugus Apresiasi Seni
Jogja Art Weeks memiliki tanggung jawab edukasi publik, mengingat hingga hari ini seni rupa masih terus dalam upaya membangun infrastruktur yang lebih baik, mapan, dan juga secara konkrit agar berfungsi pada masyarakat luas. Maka dibutuhkan semacam ruang apresiasi seni, agar semua peristiwa yang berlangsung bisa menjadi catatan-produk pengetahuan, tentu dengan mengakomodir berbagai kritik yang hadir. Kegiatan ini mengundang partisipasi para penulis muda, yang pada kesempatan tahun ini akan mengulas aktivitas yang dimulai dari ARTJOG.
Artis talk dengan Hanafi, dalam acara pameran Aftermasks
Jogja Art Weeks akan menangkap lanskap bagaimana kesibukan seni berlangsung selama 3 bulan ke depan. Mari kita simak, bagaimana keseruannya? Suka dukanya? Apa yang baru? Apa yang makin menggila?
Selamat merayakan, maafkan seni lahir dan batin…
Foto oleh Primastri Jati
Foto Sampul oleh Riyan Kresnandi