7 WARUNG SKENA ANAK MUDA YOGYAKARTA 2025, DIJAMIN ARTSY!

Rekomendasi

28-Jun-2025

Oleh Ahmad Sulton

Warung skena anak muda di Yogyakarta adalah hidden gems yang sebenarnya. Bagaimana tidak, bagi mereka anak muda pemburu rasa dan suasana akan dibawa blusukan di gang-gangan kampung kota Yogyakarta untuk menyantap hidangan unik kombo autentik.

Jangan lupa berbekal map kalau tidak ingin nyasar. Warung ini hanya untuk mereka para maniak rasa dan penimbang suasana. Dari ruang makan yang didesain langsung oleh pekerja seni hingga wujud warung sekadar teras depan rumah. Perihal rasa, nasi telur saja dihidangkan tidak biasa. Berikut adalah tujuh rekomendasi warung skena anak muda di Yogyakarta 2025, dijamin rasanya artsy dan cocok sebagai pengisi destinasi Lebaran Seni.


1. Warung Melawan

Pintu depan Warung Melawan, foto: Jogja Art Weeks

Warung Enak Lan Wareg Tenan disingkat MELAWAN. Buka jam 20.00-habis, Minggu-Jumat. Beralamat di Danunegaran, MJ 3/942, Mantrijeron, Yogyakarta. Mobil dipastikan hanya bisa parkir di depan gang, selanjutnya silahkan gunakan kaki untuk berjalan. Warung ini menyulap ruang tamu menjadi tempat makan, ditambah dindingnya dihiasi beragam pernak-pernik unik. Hanya menyediakan tiga menu utama; Nasi Goreng, Nasi Campur dan Nasi Tumis. 

Semua masakan berbahan daging asap. Paling favorit adalah nasi tumis daging asap, bisa habis hanya 2 jam saja. Masakannya bertipikal comfort food jadi semua orang pasti suka, dengan harga cukup 15K. Datang lebih awal jika tidak ingin antri panjang. Sebab, warung ini adalah titik kumpul warga seni Jogja selatan yang dipastikan selalu padat setiap malamnya.

2. Warung Makan Merdeka

Warung Makan Merdeka seperti warung pada umumnya. Menyajikan berbagai masakan sayur seperti sayur lodeh, sop, tumis dan lain sebagainya dengan beragam lauk tentunya. Bertempat di pinggir Jalan Parangtritis No.22, Mantrijeron, Yogyakarta, tepat di sebelah utara Masjid Danugeran. Buka mulai jam 12:00-21:30 WIB, Senin sampai Sabtu.

Lukisan-lukisan di dinding Warung Merdeka, foto: Jogja Art Weeks

Warung ini bernuansa jadoel. Di dindingnya terpajang lukisan-lukisan tua entah siapa senimannya, bahkan cukup misterius. Jika beruntung, kita akan bertemu segerombolan seniman tua berpakaian nyentrik makan di Warung Merdeka. Menjadi jujukan banyak orang sebab harga makanannya sangat terjangkau.

3. Gelora Baik

Gelora Baik mengatakan dirinya sebagai "Juru Kunci Nasi Goreng”. Buktikan! Menyuguhkan 4 menu utama nasi goreng; Nasi Goreng Rempah, Nasi Goreng Rendang, Nasi Goreng Kampung dan Nasi Goreng Kecombrang. Banyak para penyantap mengakui Nasi Goreng Kecombrang paling nikmat, apalagi jika ditambah lauk pete, telur dan emping. 

Tempatnya sangat unik. Di sini kita bisa santai sambil menikmati tata ruang yang didesain dengan jiwa artsy, bagi kalian yang suka pota-poto warung ini terbaik. Beralamat di Gg. Kesehatan, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta.  Buka setiap hari mulai 12:00-22:00 WIB. Harga hidangan dari 14K saja.

Tampak depan Gelora Baik, foto: Jogja Art Weeks

4. Warung Pelan-pelan

Warung Pelan-pelan, sebelum masuk gang akan ditemui plang cukup mencolok mata bertuliskan "pelan-pelan". Diwajibkan mematuhi plang, sebab jalannya benar sempit disarankan untuk naik motor atau jalan kaki tidak tersedia parkir mobil. Warungnya unik, berkonsep kolektif, menu makan bisa berubah-ubah tergantung siapa yang memasak. Hidangan bercita rasa lokal, beberapa menu yang bisa disantap seperti, Soto Oseng Sapi, Soto Betawi, Ayam Betutu dan aneka minuman.


Halaman depan Warung Pelan-Pelan, foto: Studio Tanah

Tempatnya mungil berarsitektur joglo, pastikan untuk reservasi terlebih dahulu. Memiliki program rutin bernama Sambung Dapur, adalah sesi makan tematik berkolaborasi dengan berbagai juru masak. Warung ini bertempat di Kampung Jageran, Mantrijeron, Yogyakarta. Buka mulai 11:00-21:00 WIB, Rabu hingga Minggu.

5. Biang-biang Noodle

Biang-biang Noodle adalah warung spesialis mie tarik. Mie-nya dibikin manual, langsung ditarik-tarik ketika dipesan. Sehingga para pelanggan akan disuguhi pertunjukan memasak yang atraktif. Memiliki 4 hidangan mie; Chicken Slice, Zhajiang, Smoked Beef, Tingly Cumin. Kita akan merasakan sensasi mengunyah mie dengan bentuknya yang lebar-lebar.

Biang-biang Noodle memiliki dua cabang, di Jl. Ngadimulyo, Wirobrajan, Kota Yogyakarta dan Jl. Damai Banteng, Ngaglik, Sleman. Jika memiliki jiwa petualang silahkan memilih alamat pertama, sebab kita akan dibawa ke dalam gang-gangan. Para penikmat diharap sabar sebab mie dibuat secara live handmade. Selain itu di alamat pertama juga berpotensi antri luar biasa karena wujud warung mungil berupa garasi. Buka mulai 16:00-23:59 WIB, Sabtu hingga Kamis.

Tampak depan Biang-biang Noodles, foto: Biang-biang Noodle

6. Parot Siramami

Parot Siramami adalah warung berkarakter hidangan Asia Tenggara. Menyajikan menu seperti Nasi Ayam Opor Goreng Kecombrang, Nasi Pad Kra Pao, Tom Yum, Bun Cha dan lain sebagainya. Tempatnya nyempil di dalam gang. Asik buat nyantai bersama kawan, sambil menikmati berbagai benda koleksi yang terpajang. Buka dari 12:00-21:00 WIB, Selasa hingga Minggu. Yang suka cita rasa Thailand wajib datang ke Parot Siramami.

Pintu masuk Parot Siramami, foto: Parrot Siramami

7. Kedai Rukun

Kedai Rukun adalah warung makan yang tepat jika kalian ingin makan dalam suasana rumah nenek di kampung. Bahkan hidangannya pun khas masakan rumahan, bercita rasa lokal dan medhok. Warung ini memakai teras rumah dan ruang tamu sebagai tempat makannya. Menu makanannya seperti, Telur Kriwil, Garang Asem, Bakmoy Ayam, dan masakan rumahan lainnya. Jika datang ke sini jangan lupa pesan Es Tape, sungguh istimewa.

Kedai Rukun beralamat di Gg. Darussalam, Kadipiro, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Tidak menyediakan parkir mobil, karena jalan gangnya hanya cukup untuk 2 motor. Buka setiap hari, mulai pukul 12:00-21:00 WIB.

Tampak depan Kedai Rukun, foto: Kedai Rukun

Rekomendasi tujuh warung skena anak muda di Yogyakarta di atas siap mengajak kita untuk blusukan khazanah rasa. Suasana ruangan serta jalan menuju warung akan menyambut dengan penuh kejutan. Begitupun dengan cita rasanya yang Istimewa seperti Yogyakarta.