Konser URUP: Cara Merayakan Matahari Pertama

Musisi Kunto Aji mengajak kita memaknai setiap detik yang berganti di penghujung sekaligus awal tahun. Melaksanakannya dengan penuh kesadaran pada hidup dengan melibatkan rupa-rupa manusia di dalamnya. Bersama-sama menghadapi Babak Terbenam dan Babak Terbit dengan serangkaian kegiatan yang sarat spiritual.

Fasilitas

Rekomendasi
Asyam Ashari

22-Apr-2025

Jl. Puspita Baru, Jomblang, Sendangadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 552

View Maps

Sejuk pagi ditemani gerimis tipis setelah menunaikan ibadah subuh pertama di tahun 2025. Pengunjung sudah berlalu-lalang. Jarak parkir yang cukup jauh membuat orang-orang harus berjalan menuju satu titik yang masih gelap. Memasuki area Asram Edupark, antrian penukaran tiket masih cukup padat, langit sedikit mulai terang. Memasuki area panggung, para pelapak pasar Urup masih ada yang menyiapkan barang dagangannya. penonton berkerumun mencari tempat duduk ternyaman untuk menyaksikan konser sekaligus mengalami terang.


Suasana sebelum terang (Dok: Asyam Ashari)


Sekitar pukul lima, petikan gitar pertama terdengar. Konser dimulai dengan lagu "Pilu Membiru" Kunto Aji. Cahaya obor dan lilin yang tersebar di sekitar panggung menciptakan suasana intim, membuat setiap orang merasa terhubung. Fajar yang mulai menyingsing perlahan memberikan latar belakang cahaya malu-malu tertutup mendung, seolah-olah alam turut menyambut.



“Selamat pagi, teman-teman. Mari kita mulai tahun ini dengan urup—dengan memberikan cahaya bagi diri sendiri dan orang lain,” kata Kunto Aji di sela-sela lagunya. Ucapannya disambut tepuk tangan riuh dan sorakan penuh semangat. Selama pentas, Kunto Aji tidak bernyanyi sendirian. Ada beberapa kolaborasi yang terjadi. Seperti Nadin Amizah yang muncul bersama menyanyikan lagu Selaras dan Fanny Soegi yang membawakan lagu Sulung



Hari sudah mulai sepenuhnya terang, tembang-tembang terbaik Kunto Aji sudah dibawakan. Di ujung penampilan, Bisma Karisma muncul ke podium di tengah kerumunan penonton. Kunto Aji membawakan lagu Rima Raga, yang dirilis berkolaborasi dengan Dipha Barus dan The Adams. Tentu saja, set ditutup dengan salah satu lagu Kunto Aji yang paling laris, Terlalu Lama Sendiri, yang dibawakan dengan arasemen baru. 



Tak hanya konser dan mengalami terang bersama, pengunjung bisa melibatkan diri pada pengalaman-pengalaman yang menyentuh kesadaran. Ada journaling, dongeng, relaksasi, peluk gratis, dan film screening di Babak Terbenam. Sementara di Babak Terbit, memuat Etalase Tukar Memori, Ziarah Tanah bersama Jumbuh, Stand Up Comedy, dan Lokakarya Mahkota Bunga. Semua kegiatan dilakukan dengan penuh keintiman.



Meskipun konser sudah selesai, para penonton Urup masih bisa berada di Asram Edupark, karena Pasar Urup sudah mulai dibuka, berbagai sajian makanan, kerajinan tangan, hingga pakaian tersedia di Pasar Urup. Hingar bingar senyuman dan kesegaran di pagi hari mengawali tahun baru yang penuh harapan.



Yang cukup mengejutkan, masih di hari yang sama tanggal 1 Januari 2025, Kunto Aji sudah membuka tiket untuk Urup 2026. Hal ini menjadi sebuah kesempatan untuk kalian yang belum sempat merasakan kesempatan menyaksikan Urup 2024 dan 2025.